TNI, Freeport Menandatangani Nota Kesepahaman tentang Keamanan
Militer Indonesia atau TNI dan PT Freeport Indonesia menandatangani nota kesepahaman (MoU) tentang keamanan raksasa pertambangan di Timika, Papua.
Dasi ditandatangani oleh Komandan Marshal Hadi Tjahjanto dan CEO perusahaan Clayton Allen Wenas di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis, 26 Desember.
Menurut Hadi, perusahaan pertambangan dikategorikan sebagai objek strategis vital nasional yang terletak di daerah provinsi yang sangat terpencil dan sulit.
"Selain itu, Kelompok Kejahatan Bersenjata (KKB) dan meningkatnya, gangguan keamanan yang berfluktuasi menimbulkan ancaman di sana. Jadi, koordinasi dan sinergi keamanan terpadu diperlukan," kata Hadi dalam pernyataan tertulis Kamis malam.
Untuk mengamankan raksasa penambangan, TNI dapat melakukan operasi independen atau bersama, misalnya, dengan Kepolisian Nasional. "Seperti yang kita tahu, TNI adalah unit yang dilatih untuk melakukan tugas di bidang dengan karakteristik seperti lokasi penambangan Freeport," tambahnya.
Dengan MoU ini tentang keamanan, TNI akan dapat mengoptimalkan unitnya yang paling dekat dengan lokasi industri pertambangan, termasuk Komando Pertahanan Regional III Bersama yang baru dibentuk, yang juga mencakup area operasional PT Freeport Indonesia.

Komentar
Posting Komentar