- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Indonesia May Ground Ground Boeing 737 Max 8: Pengamat Penerbangan
Menanggapi masalah ini, pengamat penerbangan Gerry Soejatma mengatakan bahwa Indonesia memiliki kemungkinan untuk mengikuti tindakan tersebut, dengan mendaratkan semua pesawat Boeing 737-nya. Namun, peraturan tersebut hanya dapat diambil jika penyebab kecelakaan pesawat ET 320 terbukti sama dengan kecelakaan pertama, Lion Air JT 610.
"Jika penyebabnya sama, sudah sewajarnya bagi kami untuk mendaratkan [pesawat]," kata Gerry dalam pesan singkatnya kepada Tempo hari ini, 11 Maret. Indonesia, Gerry menambahkan, Indonesia harus memperoleh data yang valid mengenai kecelakaan pesawat di Ethiopia ke bergeraklah
DRAGON TIGER - Menurut Gerry, tekad untuk menunda penerbangan tidak sederhana, dan itu membutuhkan studi. Gerry mengatakan bahwa Boeing telah melakukan penyelidikan pada kecelakaan kedua Boeing 737 Max 8 dan kemudian akan merilis solusi.
“Jika [Boeing] mengeluarkan solusi yang memadai [atas kecelakaan], kami tidak harus mendaratkan pesawat. Kalau tidak, [negara] memiliki kemungkinan besar untuk memulai pendaratan pesawat, ”katanya.
Selama ini, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan akan secara ketat memantau operasi Boeing 737 Max 8 di negara ini. Direktur jenderal Polana B Pramesti mengatakan bahwa kementerian akan melakukan beberapa perbaikan pada jenis pesawat dan memantau proses penyelidikan pada kecelakaan pesawat Ethiopian Airlines.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

Komentar
Posting Komentar