TNI, Freeport Menandatangani Nota Kesepahaman tentang Keamanan

Jokowi Menekankan Bahwa Polisi dan TNI Tidak Bermuatan Politik

Jokowi Menekankan Bahwa Polisi dan TNI Tidak Bermuatan Politik

Jokowi Menekankan Bahwa Polisi dan TNI Tidak Bermuatan Politik

Calon presiden yang berkuasa, Joko “Jokowi” Widodo, memberikan tanggapan terhadap mantan Kepala Kepolisian Daerah Kabupaten Pasirwangi, Sulman Azis, yang mengaku telah diminta untuk mengerahkan suara dan mendukung pencalonan presidennya.

“Saya telah berulang kali mengatakan dalam pertemuan dengan Angkatan Bersenjata (TNI) dan pemimpin Polisi, bahwa politik mereka adalah politik negara di mana mereka harus menjaga netralitas. Ini dibuat sangat jelas, tidak perlu bagi saya untuk mengulanginya lagi dan lagi, ”kata Jokowi setelah kampanye di Aimas Convention Center, Kabupaten Sorong, Papua Barat, pada hari Senin.

Klaim Sulman Azis berputar setelah ia menuduh perwira seniornya, Kapolres Garut Ajun. Komisaris Besar Budi Satria Wiguna, dan menuduhnya telah secara sistematis mencoba membujuk masyarakat untuk memilih calon presiden yang berkuasa.

Menanggapi tuduhan itu, Budi Satria Wiguna membantah dia mengeluarkan perintah tersebut dan mengatakan bahwa mungkin Sulman yang salah paham tentang pesanan.

"Tidak ada perintah apa pun untuk mendukung siapa pun," kata Budi Satria Wiguna.


Komentar