- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Ketika Jokowi Membaca Editorial Koran Tempo
Presiden Joko "Jokowi" Widodo terkejut ketika membaca bagian editorial Koran Tempo (surat kabar Tempo) edisi Kamis, 25 April dengan tajuk utama berbunyi: "Propaganda Penipuan Pemilu". Artikel itu menyatakan bahwa permohonan tiket Prabowo Subianto - Sandiaga Uno untuk tidak mempercayai hasil penghitungan cepat Pemilihan Presiden 2019, yang dianggap menguntungkan Jokowi - Ma'ruf Amin, sebagai menyesatkan.
Di depan wartawan Tempo, Budi Setyarso dan Reza Maulana yang bertemu dengannya di Istana Bogor pada hari Jumat, 26 April, presiden membacanya dengan lantang. "Kenapa tidak ada yang berani mengatakan ini sebelumnya," katanya. Menurut pria berusia 57 tahun itu, penghitungan cepat adalah metode ilmiah dengan akurasi tinggi. Berdasarkan hasil penghitungan cepat, 25 pemimpin negara, antara lain PM Malaysia Mahathir Mohamad dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, mengucapkan selamat atas kemenangannya dalam pemilihan presiden Indonesia pada 17 April.
Tanpa menyebutkan nama, kandidat petahana menyesali pihak lain yang membangun opini dengan mengklaim kemenangan, yang mempengaruhi rasionalitas masyarakat. Dalam wawancara, dia juga menyentuh konsep pascakebenaran. Menurut kamus Oxford, pasca-kebenaran adalah suatu kondisi ketika fakta-fakta objektif kurang berpengaruh dalam membentuk opini publik daripada menarik emosi dan kepercayaan pribadi. Momen-momen yang sangat berkorelasi dengan konsep tersebut adalah kepergian Britania Raya dari Uni Eropa dan terpilihnya Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat.
Menurut Widodo, pemimpin media dan non-formal harus lebih vokal untuk memperjelas disinformasi. "Jika tidak ada yang berani mengatakannya, itu akan menyesatkan kita semua," katanya, seraya menambahkan bahwa semakin sulit untuk dihentikan.
Dalam wawancara eksklusif 45 menit, Jokowi juga berbicara tentang proses rekonsiliasi dengan Prabowo-Sandiaga, serta rencana kerja 2019-2024 dan perombakan kabinet. Baca wawancara lengkap di majalah mingguan Tempo yang diterbitkan pada Senin, 29 April.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

Komentar
Posting Komentar