- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Ijtima Ulama Meet Adalah Manuver Politik yang Ceroboh: Kamp Jokowi
Juru bicara Jokowi - tim kampanye Ma'ruf Amin (TKN) Ace Hasan Syadzily menganggap pertemuan Ijtima Ulama yang diadakan kemarin sebagai pertemuan yang dipimpin oleh anggota tim kampanye Prabowo Subianto.
"Agenda itu tidak lebih dari sebuah manuver politik sembrono yang dimaksudkan untuk menipu publik," katanya, Rabu malam.
Alasan dia sangat mencurigai itu adalah topik diskusi pertemuan untuk berpotensi meminta calon presiden yang berkuasa didiskualifikasi dari pemilihan presiden. Ace Hasan mencurigai bahwa oposisi sedang mencoba untuk menciptakan kembali situasi di Venezuela dalam memobilisasi massa untuk memprotes presiden terpilih mendatang.
“Ini jelas manuver berbahaya bagi kedaulatan nasional dan masa depan demokrasi di negara kita tercinta. Indonesia bukan Venezuela, bahkan tidak bermimpi menciptakan situasi yang terjadi di Venezuela, ”Ace memperingatkan.
Dia juga memanggil mentalitas tim kampanye oposisi Jokowi yang tidak siap untuk kalah. "Ini membuat mereka dengan panik berbelok ke kanan dan kiri dan juga menggunakan manuver lain yang diberi label Ijtima Ulama," kata Ace.
Pertemuan Ijtima Ulama ketiga diadakan pada hari Rabu di Hotel Lorin, Sentul, Bogor, dan menghasilkan beberapa rekomendasi yang berpihak pada Prabowo. Mereka sepakat bahwa pemilihan presiden diadakan pada 17 April sebagai pemilihan yang dinodai dengan penipuan yang sistematis dan masif, sehingga mereka mengklaim.
Poin ketiga kesepakatan dalam pertemuan itu mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk mendiskualifikasi kandidat presiden Jokowi.
Mengomentari hasil pertemuan tersebut, TKN Abdul Kadir Karding mengatakan bahwa keputusan tersebut tidak didasarkan dan tidak mencerminkan keputusan Ulama yang sebenarnya.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

Komentar
Posting Komentar