- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
c
Wakil Presiden Jusuf Kalla telah mengusulkan dua solusi untuk memperbaiki masalah yang dihadapi selama pemilihan umum Indonesia tahun 2019 di mana lebih dari 450 pekerja TPS meninggal.
"Dua solusi adalah pemisahan jenis pemilihan dan pengembangan sistem pemilihan legislatif tertutup. Oleh karena itu, partai-partai dapat memilih kandidat yang baik," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden di Jakarta pada hari Senin.
Jusuf Kalla berpendapat bahwa kompleksitas penghitungan suara untuk pemilihan legislatif menyebabkan banyak pekerja TPS mati.
Sementara itu, petugas kelompok pemungutan suara (KPPS) harus menghitung ulang suara untuk setiap kandidat legislatif di tingkat pusat, provinsi dan kabupaten.
"Penyatuan pemilihan legislatif dari tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten melalui sistem terbuka menyebabkan petugas kelompok pemungutan suara bekerja untuk waktu yang lama," jelasnya.
Selain itu, Wakil Presiden mengatakan bahwa jumlah partai politik dalam pemilu 2019 meningkat, dibandingkan dengan pemilu 2014. Akibatnya, pekerja pemungutan suara harus bekerja lembur untuk menghitung suara kandidat.
"Jadi, masalah utama bukan pada pemilihan presiden, tetapi dalam pemilihan legislatif. Jumlah partai politik dalam pemilihan legislatif 2019 meningkat dari 10 partai pada 2009 menjadi 16 partai tahun ini," tambah Jusuf Kalla.
Oleh karena itu, studi tentang pemilu 2019 harus dilakukan untuk mengembangkan sistem yang lebih baik untuk pemilihan berikutnya.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

Komentar
Posting Komentar