TNI, Freeport Menandatangani Nota Kesepahaman tentang Keamanan

Anies Baswedan Tidak Menginginkan tentang PPDB, Sistem Zonasi Sekolah

Anies Baswedan Tidak Menginginkan tentang PPDB, Sistem Zonasi Sekolah

Anies Baswedan Tidak Menginginkan tentang PPDB, Sistem Zonasi Sekolah

Gubernur Jakarta Anies Baswedan tampaknya tidak khawatir tentang polemik pada proses pendaftaran siswa (PPDB) 2019 melalui sistem zonasi sekolah yang menghilangkan status favoritisme sekolah.

Anies menyatakan bahwa Jakarta fokus pada peningkatan kualitas sekolah agar setara sehingga tidak ada sekolah favorit.

“Meningkatkan kualitas semua sekolah, itulah yang kami lakukan,” kata Anies di gedung Dewan Legislatif (DPRD) Jakarta, Jakarta Pusat, Senin, 24 Juni.

Dia menjelaskan bahwa pemerintah provinsi Jakarta mengincar untuk meningkatkan kualitas pendidikan di semua sekolah, bukan sistem PPDB. Peningkatan kualitas pendidikan di ibukota dapat dimulai dengan meningkatkan kualitas semua sekolah. Dengan demikian orang tua akan yakin akan pendidikan anak-anak mereka terlepas dari sekolah mereka.

“Yang paling penting bagi saya adalah kualitas sekolah harus dikembangkan, apa pun sistem pendaftaran yang diterapkan,” kata Anies Baswedan.

PPDB 2019 melalui sistem zonasi sekolah online untuk sekolah menengah atas (SMA) di Provinsi Jakarta telah dimulai pada hari Senin, 24 Juni 2019, pukul 08:00 WIB, dan akan berakhir pada hari Rabu, 26 Juni, pukul 14:00 WIB. Sistem zonasi sekolah mewajibkan siswa baru untuk mendaftar di sekolah berdasarkan domisili mereka, dan bukan skor ujian nasional SMP (UN SMP).

Komentar