- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Nelayan yang Belum Mendapat Manfaat dari Pembangunan Tembok Pesisir: DPRD
Anggota Komisi D Dewan Legislatif Jakarta, Yusriah Dzinnun, mengklaim dinding tanggul setinggi lima meter yang merupakan bagian dari Pengembangan Pesisir Terpadu Ibukota Nasional (NCICD) menghambat nelayan lokal untuk mengakses pasar ikan di kawasan itu.
Legislator yang berasal dari komisi untuk pembangunan mengatakan bahwa tembok laut raksasa yang menjaga agar air laut tidak menenggelamkan daerah pantai menciptakan tantangan kecil bagi nelayan untuk menurunkan hasil tangkapan mereka dari kapal mereka.
"Bayangkan mereka harus menurunkan tangkapan mereka di dinding setinggi lima meter, itu pekerjaan yang sulit. Mereka bahkan membuat tangga buatan tangan, ”kata Yusriah di markas DPRD di Jakarta Pusat, Selasa, 2 Juli.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meminta kota untuk segera menyelesaikan pembangunan NCICD bagian barat sehingga nelayan lokal akan merasakan dampak ekonomi langsung.
Hingga tahun lalu, kantor sumber daya air (SDA) Jakarta telah menyelesaikan "fase A" dari dinding laut raksasa di NCICD barat.
"[Warga] mengatakan mereka belum merasakan efek dari konstruksi," kata Yusriah, "Saya melihatnya sendiri ketika mereka menurunkan muatan di sana dan mereka benar-benar berharap bahwa proyek tanggul laut akan berlanjut dan tidak selesai sebagian."
Awalnya, NCICD tidak hanya bertindak sebagai tembok laut untuk mengatasi banjir di darat, tetapi juga dibuat untuk meningkatkan kualitas lingkungan Jakarta secara umum atau perbaikan lingkungan.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

Komentar
Posting Komentar