TNI, Freeport Menandatangani Nota Kesepahaman tentang Keamanan

Polisi Mengidentifikasi 10 Provokator 22 Mei Kerusuhan

Polisi Mengidentifikasi 10 Provokator 22 Mei Kerusuhan

Polisi Mengidentifikasi 10 Provokator 22 Mei Kerusuhan

Polisi Nasional mengatakan bahwa mereka telah menunjuk 10 orang yang bertindak sebagai komandan pawai sebagai provokator kerusuhan 22 Mei di Jakarta.

Sepuluh telah diidentifikasi sebagai DW, AA, F, R, MY, AH, YN, IG, FA, dan YN. YN masih bebas sampai saat ini. Juru bicara kepolisian Dedi Prasetyo mengkonfirmasi YN telah terdaftar dalam daftar yang paling dicari (DPO).

"YN dicurigai sebagai komandan kerusuhan di lapangan ketika ia menceritakan 'membakar, melempar, bertarung'," kata Dedi di kantornya, Jakarta Selatan, Jumat, 5 Juli.

Seperti diberitakan sebelumnya, kerusuhan pecah setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan pemenang pemilihan presiden 2019. Massa yang menolak hasil penghitungan suara menggelar demonstrasi di depan gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Dedi menjelaskan para pengunjuk rasa dibagi menjadi dua segmen. Yang pertama menggelar unjuk rasa damai dari pagi hingga tarawih (doa malam Ramadhan).

“Berdasarkan komunikasi dengan koordinator lapangan, [rapat umum] berjalan sangat baik. Tapi di segmen kedua, perusuh telah mempersiapkan diri, ”jelasnya.

Selain sepuluh provokator, polisi mencurigai ada delapan kelompok yang mendalangi kerusuhan 22 Mei. “Ada delapan kelompok. Penyelidik masih mencari ke dalam kelompok-kelompok ini, "katanya.

Komentar