TNI, Freeport Menandatangani Nota Kesepahaman tentang Keamanan

Novel Baswedan Team Bekerja Sama dengan Dukcapil untuk Menemukan Penyerang

Novel Baswedan Team Bekerja Sama dengan Dukcapil untuk Menemukan Penyerang

Novel Baswedan Team Bekerja Sama dengan Dukcapil untuk Menemukan Penyerang

Juru bicara Kepolisian Nasional Brigjen. Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan bahwa tim teknis dari kasus Novel Baswedan akan bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) dalam upaya untuk mengungkap identitas tersangka dari serangan asam terhadap Novel.

“Tim akan berkolaborasi dengan Dukcapil untuk menganalisis sketsa wajah (pelaku). Semakin sempurna sketsa itu, semakin akurat orang-orang mengidentifikasi identitas tersangka, ”kata Dedi di kantornya, Jakarta Selatan, Rabu, 31 Juli.

The Inafis adalah divisi Sistem Identifikasi Sidik Jari Otomatis Indonesia dari Kepolisian Nasional.

Dedi yakin penyelidikan dengan data dasar Dukcapil dapat membantu menemukan penyerang.

Sebelumnya, Presiden Joko “Jokowi” Widodo memberi waktu tiga bulan kepada tim teknis kepolisian untuk mengungkap kasus ini. Ini lebih pendek dari tenggat waktu enam bulan yang diminta oleh polisi, namun itu dapat diperpanjang.

Menurut Presiden, pekerjaan tim nantinya akan menjadi subjek evaluasi untuk memutuskan pembentukan tim pencari fakta bersama yang independen.

Tim teknis kepolisian yang terdiri dari 90 anggota akan mulai bekerja besok, 1 Agustus. Mereka ditugaskan untuk memeriksa kasus ini dari awal. Dedi optimistis tim meningkatkan kemungkinan pengungkapan kasus hingga 60-70 persen.


Komentar