- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Pertamina Mengemban Tanggung Jawab Penuh untuk Bencana Tumpahan Minya
Direktur hulu Pertamina, Dharmawan Syamsu meyakinkan bahwa perusahaan energi milik negara akan bertanggung jawab penuh atas dampak lingkungan dari tumpahan minyak yang berasal dari sumur minyak YYA-1 yang berlokasi di fasilitas Offshore North West Java (ONWJ).
"Kami bertanggung jawab penuh atas dampak tumpahan minyak yang telah menyebabkan kegiatan warga setempat terhambat," kata Dharmawan dalam konferensi pers di Balaikota Jakarta, Jumat 2 Agustus.
Untuk lebih menunjukkan komitmennya, Pertamina telah bertemu dengan Kementerian Perikanan dan Kelautan (KKP) dalam mengelola rencana mitigasi.
Mengangkat sentimen yang sama, VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan perusahaan akan mengintensifkan komunikasi antara Pemerintah Jakarta, pemerintah daerah, dan instansi terkait untuk menangani tumpahan minyak.
Ini dilakukan dengan harapan dapat mengurangi tumpahan minyak dengan cepat. "Kami akan memperbarui perkembangan ke Gubernur dan media massa minggu depan," kata Fajriyah.
Dalam kesempatan terpisah, Suparman, yang bertindak sebagai kepala departemen pengelolaan dampak lingkungan di Jakarta Utara mengatakan bahwa pemerintah pusat telah mengambil kendali penuh atas masalah yang telah mencemari sebagian perairan di Jawa Barat dan Jakarta.
"Ini ditangani di tingkat nasional karena dianggap darurat nasional," katanya.
Suparman membenarkan bahwa tumpahan minyak tersebut telah mencemari wilayah perairan Karawang, Kabupaten Bekasi, dan Kepulauan Seribu (Kepulauan Seribu).
Direktur hulu Pertamina, Dharmawan Syamsu meyakinkan bahwa perusahaan energi milik negara akan bertanggung jawab penuh atas dampak lingkungan dari tumpahan minyak yang berasal dari sumur minyak YYA-1 yang berlokasi di fasilitas Offshore North West Java (ONWJ).
"Kami bertanggung jawab penuh atas dampak tumpahan minyak yang telah menyebabkan kegiatan warga setempat terhambat," kata Dharmawan dalam konferensi pers di Balaikota Jakarta, Jumat 2 Agustus.
Untuk lebih menunjukkan komitmennya, Pertamina telah bertemu dengan Kementerian Perikanan dan Kelautan (KKP) dalam mengelola rencana mitigasi.
Mengangkat sentimen yang sama, VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan perusahaan akan mengintensifkan komunikasi antara Pemerintah Jakarta, pemerintah daerah, dan instansi terkait untuk menangani tumpahan minyak.
Ini dilakukan dengan harapan dapat mengurangi tumpahan minyak dengan cepat. "Kami akan memperbarui perkembangan ke Gubernur dan media massa minggu depan," kata Fajriyah.
Dalam kesempatan terpisah, Suparman, yang bertindak sebagai kepala departemen pengelolaan dampak lingkungan di Jakarta Utara mengatakan bahwa pemerintah pusat telah mengambil kendali penuh atas masalah yang telah mencemari sebagian perairan di Jawa Barat dan Jakarta.
"Ini ditangani di tingkat nasional karena dianggap darurat nasional," katanya.
Suparman membenarkan bahwa tumpahan minyak tersebut telah mencemari wilayah perairan Karawang, Kabupaten Bekasi, dan Kepulauan Seribu (Kepulauan Seribu).
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

Komentar
Posting Komentar