- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Departemen Pendidikan Tinggi Hubungi Rektor atas Protes Siswa
Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi telah mengundang rektor dari berbagai universitas di Indonesia untuk membahas masalah terkait protes mahasiswa yang meletus di berbagai kota selama beberapa hari terakhir. Rektor Universitas Maritim Raja Ali (UMRAH) Profesor Syafsir Akhlus membenarkan di Tanjungpinang, ibu kota Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu bahwa ia telah menerima undangan kementerian.
"Itu adalah pertemuan nasional. Kementerian juga telah mengundang saya," kata Akhlus tanpa merinci kapan dan di mana pertemuan itu akan diadakan.
Sehubungan dengan protes mahasiswa ini, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohammad Nasir telah bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Kamis.
Presiden Joko Widodo telah memintanya untuk memanggil mahasiswa untuk berhenti turun ke jalan, dan, sebaliknya, kembali ke kampus masing-masing, kata Nasir. Presiden juga mengisyaratkan bahwa dia ingin mengadakan dialog konstruktif dengan para siswa.
Selama beberapa hari terakhir, protes besar-besaran mahasiswa meletus di berbagai kota di Indonesia terhadap pengesahan undang-undang revisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru-baru ini dan beberapa tagihan kontroversial, termasuk RUU KUHP.
Dalam salah satu protes yang diadakan di Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, Kamis, dua mahasiswa Universitas Halu Oleo yang bergabung dalam rapat umum tewas.
Mereka diidentifikasi sebagai Immawan Randi, 21, dari Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Halu Oleo, dan Muh Yusuf Kardawi, 19, dari diploma Universitas Halu Oleo dalam program teknik.
"Kardawi meninggal pada hari Jumat sekitar pukul 4 sore waktu setempat setelah menerima perawatan intensif setelah pembedahannya di Rumah Sakit Bahtermas," direktur bertindak rumah sakit, Dokter Sjarif Subijakto, mengungkapkan.
Mengenai kematian Randi, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IMM) telah mengimbau Kepolisian Nasional untuk melakukan penyelidikan yang menyeluruh dan transparan terhadap insiden penembakan yang membunuhnya.
Randi adalah bagian dari kader organisasinya, kata Ketua Umum Dewan Eksekutif Pusat IMM Najih Prastiyo.
"Kami, semua kader IMM di seluruh Indonesia, menyatakan belasungkawa terdalam kami atas meninggalnya kolega kami yang kematiannya mungkin disebabkan oleh peluru saat demonstrasi mahasiswa di Kendari," katanya.
Kematian Randi, setelah menderita luka tembak di dada kanannya selama bentrokan antara mahasiswa yang memprotes dan polisi anti huru hara di depan gedung DPRD Sulawesi Tenggara, adalah bukti dari tindakan represif polisi tersebut, katanya.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

Komentar
Posting Komentar