TNI, Freeport Menandatangani Nota Kesepahaman tentang Keamanan

Selamatkan Anak-Anak: Pemerintah Mengabaikan Anak-anak Korban Kabut Asap

Selamatkan Anak-Anak: Pemerintah Mengabaikan Anak-anak Korban Kabut Asap

Selamatkan Anak-Anak: Pemerintah Mengabaikan Anak-anak Korban Kabut Asap

Manajer Advokasi Senior Kemanusiaan dari Save the Children Indonesia, Rinsan Lumban Tobing, mengatakan masa depan anak-anak yang terpapar kabut asap dari kebakaran hutan telah diabaikan oleh pemerintah.

"Apa yang terjadi pada pertumbuhan mereka? Apa yang terjadi pada paru-paru atau otak mereka yang telah terpapar asap selama bertahun-tahun?" katanya di Jakarta Pusat, Kamis, 19 September.

Rinsan menjelaskan, kabut asap kemungkinan besar akan sangat mempengaruhi pertumbuhan anak-anak. Ketika mereka tumbuh dewasa, mereka berpotensi sakit lebih mudah dan tidak dapat melakukan aktivitas mereka sepenuhnya.

Akibatnya, secara ekonomi, mereka akan kalah dalam persaingan terutama selama usia produktif. Generasi di atas 15 tahun diklasifikasikan sebagai usia produktif, baik dalam pendidikan, pekerjaan, atau aktivitas sosial.

Pemerintah telah mengabaikan efek jangka panjang kabut asap untuk anak-anak. Jika tidak ditanggapi dengan serius, Indonesia akan kehilangan kesempatan untuk menjadi negara maju.

"Bonus demografis tidak dimanfaatkan secara maksimal, kemungkinan besar karena usia produktif yang tidak produktif," kata Rinsan.

Komentar