- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Motor Listrik Pemerintah Optimis Tidak Akan Menambah Kemacetan
![]() |
Direktur Fasilitas Transportasi Darat Kementerian Perhubungan, Sigit Irfansyah, meyakini bahwa maraknya operasi sepeda motor bertenaga listrik atau motor listrik tidak akan meningkatkan kemacetan lalu lintas di jalan raya negara.
Dia menyatakan optimisme bahwa orang akan mengubah kendaraan bermotor mereka menjadi yang listrik. "Jadi lalu lintas mungkin tetap sama, sedangkan polusi menurun," kata Sigit kepada Bisnis, Kamis 3 Oktober.
Menurut Sigit, pengendara motor konvensional sedang menunggu peraturan tentang kendaraan listrik. Karena itu, tambahnya, pemerintah harus mengambil momentum menunggu dan melihat ini dengan memberikan beberapa insentif non-fiskal sehingga masyarakat akan didorong untuk mengkonversi kendaraan berbasis bahan bakar mereka.
“Apa manfaatnya selain menjatuhkan polusi, apa saja fasilitas [publik] akan dapatkan? Di Norwegia, pemerintah memberikan banyak insentif non-fiskal yang besar, ”tambahnya.
Sigit menyebutkan beberapa insentif yang bisa diterapkan di Indonesia, termasuk stasiun pengisian gratis di ruang publik, kendaraan roda empat diizinkan melewati jalur bus Transjakarta pada jam-jam sibuk, dan biaya parkir gratis.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah sepeda motor di Indonesia mencapai 113,03 juta unit pada 2017, melonjak dari tahun sebelumnya yang sebesar 105,15 juta unit.
Komite Pemberantasan Bahan Bakar Utama (KPBB) mengatakan sepeda motor adalah penyumbang polusi udara terbesar di kepulauan ini, terutama di Jakarta dengan 44,53 persen, diikuti oleh angkutan bus 21,43 persen, kendaraan pribadi 16,11 persen, dan lain-lain.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

Komentar
Posting Komentar